Update Terbaru 2019: 34 Cara mengatasi blue screen windows 10 ,8 dan,7

Update Terbaru 2019: 34 Cara mengatasi blue screen windows 10 ,8 dan,7

Cara mengatasi blue screen windows 10 ,8 dan,7 - Sebelum melakukan pengecekan penyebab bluescreen ada baiknya anda menganalisa kode bluescreen yang muncul, dengan menganalisa kode yang muncul kita dapat mengenali sumber penyebab masalah terjadinya bluescreen. Ada banyak penyebab terjadinya bluescreen bisa dari hardware atau software, berikut beberapa kode dan penyebab nya :

kode bluescreen dan penyebabnya

Update Terbaru 2019: 34 Cara mengatasi blue screen windows 10 ,8 dan,7

Kode Dan Penyebabnya :

1. IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL (0X0000000A) 
Mengindikasikan bahwa proses kernel-mode atau driver mencoba mengakses lokasi di memori namun tidak mempunyai permission (ijin), atau pada kernel IRQL (interrupt request level) yang terlalu tinggi. Proses kernel-mode hanya bisa mengakses proses-proses lain yang mempunyai IRQL kurang dari atau sama dengan miliknya sendiri.

Penyebabnya : 

  1. masalah driver yang bentrok atau tidak cocok 
  2. masalah video card yang mencakup video card yang di overclock melebihi batas atau anda baru berganti video card dan anda belum menguninstall driver Video card lama dari chipset berbeda 
  3. masalah audio card yang meliputi kesalahan konfigurasi atau bug dalam driver sound card  
  4. setting BIOS yang kurang tepat

Solusinya :
  1. kemungkinan muncul setelah menginstall driver, system service, ataupun firmware yang salah. Jika pesan Stop memberikan daftar nama driver, disable, hapus, atau roll back (mengembalikan driver ke versi yang bekerja dengan baik) driver yang salah tersebut. Jika men-disable atau menghapus driver menyelesaikan masalah, hubungi manufaktur device (hardware) yang bermasalah untuk kemungkinan update driver yang tersedia. 
  2. Pesan Stop ini juga mungkin terjadi karena hardware yang rusak atau bermasalah. Jika pesan Stop menunjukkan sebuah kategori device tertentu (video atau disk adapter, contohnya), coba lepas atau ganti hardware tersebut untuk menentukan apakah benar hardware tersebut sumber masalahnya. 
  3. Jika anda mengalami pesan Stop ini ketika meng-update Windows XP menjadi sp1, 2, ataupun 3, kemungkinan permasalahan terjadi akibat driver yang tidak kompatibel, system service, scanner virus, atau backup. Untuk mencegah hal ini, sebelum melakukan update Windows, konfigurasi hardware Anda menjadi seminim mungkin fiturnya, dan hapus semua driver third-party (tambahan) dan sistem servis (termasuk antivirus). Setelah update Windows selesai, hubungi manufaktur hardware Anda untuk mendapatkan update yang kompatibel dengan versi service pack (sp) Windows XP Anda. 
  4. Cara terakhir cobalah mereset setting-an BIOS Anda menjadi seperti semula.

2. NTFS_FILE_SYSTEM atau FAT_FILE_SYSTEM (0X00000024) atau (0X00000023)| 

Penyebabnya :
Masalah berada di partisi atau file systemnya tetapi bukan di harddisknya, ada masalah didalam Ntfs.sys.


Solusinya :
Bisa melakukan pengecekan dengan memeriksa kabel SATA atau PATA atau bisa mengecek partisi dengan tool chkdsk. SCSI yang malfungsi dan hardware ATA (Advanced Technology Attachment) atau driver dapat juga mempengaruhi kemampuan sistem untuk membaca dan menulis ke dalam disk dan menyebabkan error. Jika menggunakan harddisk SCSI, cek kabel dan masalah perhentian (termination problem) antara kontroler SCSI dan disk.


Cek secara berkala Event Viewer untuk pesan error yang berhubungan dengan SCSI atau FASTFAT di dalam System Log atau Autochk di Application Log 
  1. (Klik kanan pada My Computer, pilih Manage, pada bagian Computer Management – System Tools pilih Event Viewer). 
  2. Cek tool yang biasa Anda gunakan untuk memonitor sistem Anda secara terus menerus (seperti antivirus, program backup, atau program disk defragmenter) apakah sudah kompatibel dengan Windows XP Anda. Beberapa disk atau adapter ada yang dipaketkan dengan software diagnosa yang bisa Anda gunakan untuk melakukan test hardware.

3. UNEXPECTED_KERNEL_MODE_TRAP (0X0000007F) 
Penyebabnya :
karena overclock hardware yang berlebihan, komponen komputer yang kepanasan, BIOS yang korup, dan memory dan CPU yang cacat.


4. DATA_BUS_ERROR 
Penyebabnya :
karena adanya kemungkinan bahwa memory atau slot memory di motherboard rusak, bisa juga karena kerusakan motherboard, harddisk.


5. PAGE_FAULT_IN_NONPAGED_AREA (0×00000050) 
Penyebabnya :
 karena adanya kerusakan hardware, termasuk memory utama, memory video card, atau memory di processor (L2 Cache), serta software yang tidak kompatibel.
 

Solusinya: 
Jika Anda memasang hardware baru sebelum terjadi error, lepas dan gantilah dengan hardware baru untuk menentukan apakah hardware tersebut yang menyebabkan kerusakan ini. Anda juga dapat menjalankan software diagnosa yang disuplai oleh manufaktur hardware Anda untuk mengecek apakah hardware Anda rusak atau tidak.


6. INACCESSIBLE_BOOT_DEVICE (0X0000007B) 
Penyebabnya :
karena adanya kesalahan dalam konfigurasi jumper harddisk yang salah, virus boot sector, driver IDE controller yang salah, atau kesalahan driver chipset. Biasanya masalah ini timbul pada saat startup 


Windows apabila Windows tidak dapat membaca data mengenai system boot partition. Bisa juga disebabkan karena harddisk yang error, file boot.ini yang cacat (corrupted). Bila tidak ada masalah pada disk drive, partisi dan file boot.ini (ketika dua Operating System terinstall) coba cek settingan booting pada BIOS. Apabila masalah ini munculketika sedang melakukan upgrade Windows, itu dapat disebabkan adanya hardware yang tidak kompatibel dengan Windows.

7. VIDEO_DRIVER_INIT_FAILURE (x000000B4) 
Penyebabnya :
Kesalahan terjadi pada instalasi driver video card yang kurang sempurna, restart pada saat instalasi atau juga dapat terjadi karena kesalahan dalam instalasi driver dan ada konflik dengan hardware grafis (parallel or serial port).


Solusinya : Masuk ke Safe Mode lihat apakah masalah teratasi, jika teratasi, silahkan meng-upgrade driver graphi card terbaru, jika masih gagal, kemungkinan disebabkan oleh kartu grafis dan port paralel, 
  1. buka “System Properties” di hardware >- 
  2. Device Manager, double-klik LPT1 port untuk menghubungkan untuk print item tersebut, dalam “resource tab” 
  3. hilangkan/unselect “use automatic configuration”, 
  4. kemudian “input I / O range “of” 03BC “to” 0378″

8. BAD_POOL_CALLER (0X000000C2) 
Penyebabnya :
Kesalahan ini dapat terjadi karena kesalahan atau driver yang tidak kompatibel. Sering terjadi saat melakukan instalasi XP dari upgrade, atau bukan dari instalasi baru.
 

Solusinya :
  1. Coba lepas hardware yang bermasalah / cari driver yang sesuai untuk Windwos-nya. 
  2. Cabut RAM, tukarkan/pindah-pindahkan slot-nya.

9. PEN_LIST_CORRUPT 
Penyebabnya :
Pesan ini disebabkan karena adanya kerusakan RAM


10. MACHINE_CHECK_EXCEPTION (x0000009C) 
Penyebabnya :
 cacatnya hardware(memori, CPU, bus, power supply), atau yang di overclock secara agresif, serta power supply yang kekurangan daya atau rusak.

11. KMODE_EXCEPTION_NOT_HANDLED (0×0000001E) 
Penyebabnya :
 kernel Windows XP mendeteksi sebuah instruksi prosesor ilegal atau yang tidak diketahui. Penyebab pesan Stop ini 0×0000001E mirip dengan penyebab pesan Stop 0×0000000A, yaitu karena pelanggaran akses dan memori yang tidak valid. Biasanya error-handler (pengendali error) default dari Windows XP akan mengatasi masalah ini jika tidak terdapat error-handling routines didalam kode instruksi yang dijalankan. 

12. MISMATCHED_HAL (0×00000079) 
Penyebabnya :
HAL (Hardware Abstraction Layer) dan tipe kernel komputer tidak cocok. Error ini sering terjadi ketika setting firmware ACPI dirubah. Contohnya, Anda mungkin meng-install Windows XP di komputer X86-based dengan opsi enable pada ACPI firmware di-enable-kan dan kemudian Anda disable-kan. Error ini dapat juga terjadi ketika file konfigurasi yang tidak cocok antara single dan multi-processor di-copy-kan ke sistem.

13. ATTEMPTED WRITE TO READONLY MEMORY (0x000000BE)
Penyebabnya :
 adanya kesalahan pada driver atau service. Tidak beda jauh dengan yang nomor 1 diatas.
 

Solusinya :
Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver) dan cari driver yang sesuai dengan Operating System-nya.


14. DRIVER POWER STATE FAILURE (0X0000009F) 
Penyebabnya :
Tidak cocok/kompatibel antara “computer’s power management” dengan driver atau services yang berjalan. Biasa terjadi pada saat komputer melakukan “hibernasi”.
 

Solusinya :
Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver) atau coba men-disable “Windows’ support for power management”.


15. DRIVER UNLOADED WITHOUT CANCELLING PENDING OPERATIONS (0X000000CE) 
Penyebabnya:
 masalah ini mirip dengan masalah Attempted Write To Readonly Memory, bisa lihat masalah tersebut diatas.


16. HARDWARE INTERRUPT STORM (0X000000F2) 
Penyebabnya :
Masalah timbul ketika suatu hardware (USB atau SCSI controller) gagal untuk “melepas” sebuah IRQ. Kegagalan tersebut biasanya disebabkan karena masalah pada driver. Selain itu masalah ini juga dapat timbul karena adanya dua perangkat menggunakan IRQ yang sama.


17. KERNEL DATA INPAGE ERROR (0X0000007A) 
Penyebabnya :
Masalah timbul pada virtual memory, biasanya karena windows tidak dapat membaca atau menulis data ke swap file. Kemungkinan penyebab antara lain bad sectors, virus, memory yang cacat, atau bahkan kerusakan motherboard.


18. KERNEL STACK INPAGE ERROR (0X00000077) 
Penyebabnya :
 mirip dengan masalah “Kernel Data Inpage Error,” di atas.


19. KMODE EXCEPTION NOT HANDLED (0X0000001E) 
Penyebabnya :
 adanya kesalahan pada driver atau service, konfilk IRQ. Apabila nama file dan service disebutkan coba uninstal software tersebut atau driver tersebut (rolling back the driver). Masalah ini juga dapat disebabkan karena kurangnya space pada disk pada saat melakukan instalasi.


20. NO MORE SYSTEM PTES (0X0000003F) 
Penyebabnya :
Masalah muncul karena Windows kekurangan Page Table Entries (PTEs). PTEs digunakan untuk melakukan mapping RAM. Dimana mapping ini dilakukan oleh Virtual Memory Manager (VMM). Masalah ini juga dapat muncul ketika anda menggunakan beberapa monitor sekaligus.
 

Solusinya :
  1. Apabila error tersebut sering muncul, coba untuk menambah alokasi untuk PTEs pada Windows dengan cara sebagai berikut:I 
  2. Buka Registry Editor. 
  3. Lihat pada: HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management 
  4. Double-click pada PagedPoolSize , masukkan value-nya 0 , klik OK. 
  5. Kemudian double-click pada SystemPages. Jika menggunakan beberapa monitor sekaligus masukkan valuenya 36000. Selain itu masukkan valuenya 40000 jika RAM sebesar 128MB atau kurang. Jika RAM 128MB atau lebih masukkan valuenya 110000.  
  6. Setelah selesai, klik OK, tutup Registry Editor dan restart komputernya.
21. STATUS IMAGE CHECKSUM MISMATCH (0Xc0000221) 
Penyebabnya :
 error ini adalah kerusakan pada swap file, atau driver yang corrupted.
 

Solusinya : 
Dapat menggunakan Driver Rollback atau System Restore dari safe mode, untuk mengembalikan driver sebelumnya.


22. STATUS SYSTEM PROCESS TERMINATED (0Xc000021A) 
Penyebabnya :
adanya masalah pada Winlogon.exe atau pada Client Server Runtime Subsystem (CSRSS). Bisa juga disebabkan karena suatu user dengan level administrator merubah permission suatu file-file penting pada sistem Windows.


23. UNMOUNTABLE BOOT VOLUME (stop code 0X000000ED) 
penyebabnya :
 karena Windows tidak bisa “mount” boot volume. Lihat juga pada bagian “Inaccessible Boot Device,”


24. UNABLE TO LOCATE DLL (0 X00000135) 
Penyebabnya :
 oleh sebuah file yang telah hilang atau rusak, atau kesalahan registri.
 

Solusinya : 
Jika dokumen tersebut hilang atau rusak, biasanya blue screen akan menampilkan informasi nam file yang berkaitan, anda dapat mencari computer network atau dokumen lain yang sesuai, dan meng-copynya ke folder Sistem SYSTEM32 subfolder. Jika blue screen tidak menunjukkan nama file, kemungkinan kerusakan berada pada registry, gunakan System Restore.


25. THREAD STUCK IN DEVICE DRIVER (X000000EA) 
Penyebabnya :
 video card (VGA) atau disebabkan oleh driver-nya.
 

Solusinya : 
Install driver terbaru untuk video card anda, jika tidak, anda perlu mengganti VGA untuk checking jika kegagalan masih terjadi.


26. ACPI BIOS Error (x000000A5) 
Penyebabnya :
BIOS motherboard tidak mendukung/tidak support spesifikasi ACPI.
 

Solusinya : 
Jika tidak ada file BIOS yang sesuai, maka dapat meng-instal-nya melalui CD Windows 2K/XP, ketika muncul “press F6 if you need to install a third-party SCSI or RAID driver” tekan tombol F7, jadi Windows akan secara otomatis mencegah instalasi ACPI HAL, dan instalasi PC Standar HAL.


27. Kernel Mode Exception Not Handled (x0000008E) 
Penyebabnya :
Kesalahan pada kernel level aplikasi, tetapi Windows tidak menangkap kesalahan prosesor. Biasanya kesalahan kompatibilitas hardware.
 

Solusinya : 
Upgrade ke driver terbaru atau meng-upgrade BIOS.


28. NMI Hardware Failure (x00000080) 
penyebabnya :
 oleh hardware (Sepertinya ada kesalahan lblue screen dan hardware bond).
 

Solusinya : 
Jika Anda baru saja memasang hardware baru, copot hardware-nya, ganti slot dan kemudian coba install driver terbaru, jika masalah muncul stelah update suatu driver, silakan kembalikan versi asli sebelumnya, untuk memeriksa apakah ada pencemaran di Goldfinger memori dan kerusakan, pemindaian virus, jalankan “chkdsk / r” untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk, memeriksa semua hardware add-in card. Jika masih gagal, hubungi perusahaan perbaikan komputer profesional dan minta bantuan.


29. System Thread Exception Not Handled(x0000007E) 
Penyebabnya :
Kesalahan system process, tetapi Windows tidak dapat menangkap kesalahan prosesor. Banyak penyebabnya, termasuk: kompatibilitas hardware, ada masalah system driver atau system service, atau beberapa software.

30. Registry Error (x00000051)
Penyebabnya :
kesalahan system configuration manager atau kesalahan manajer karena hard disk itu sendiri memiliki kerusakan fisik atau file system, sehingga di dalam register file membaca input / output erorr.
 

Solusinya : 
Gunakan “chkdsk / r” untuk memeriksa dan memperbaiki kesalahan disk.


31. FTDISK Internal Error (x00000058) 
Penyebabnya :
Kegagalan karena kesalahan driver utama.
 

Solusinya : 
Pertama coba restart komputer untuk melihat apakah dapat menyelesaikan masalah, Jika tidak, coba “Last Known Good Configuration” untuk menyelesaikan.


32. Session3 Initialization Failed (x0000006F) 
penyebabnya :
Error ini biasanya muncul pada Windows startup, biasanya muncul pertanyaan driver atau kerusakan yang timbul dari sistem file.  


33. Process Has Locked Pages(x00000076) 
Penyebabnya :
Dikarenakan driver pada penyelesaian input / output.
 

Solusinya : 
Langkah pertama: Klik Start >- Run: regedt32, cari [HKLM \ SYSTEM \ Currentcontrol Set \ control \ session manager \ memory management], double-byte value di sisi kanan “TrackLockedPages”, nilai 1.Langkah Kedua: Jika blue screen lagi, maka pesan kesalahan akan menjadi: STOP: 0x0000000CB (0xY, 0xY, 0xY, 0xY) DRIVER_LEFT_LOCKED_PAGES_IN_PROCESS salah satu dari keempat “0xY” akan muncul nama driver yang menjadi masalah, repair atau uninstall driver yang muncul.Langkah ketiga: Untuk masuk ke registri, hapus “TrackLockedPages” yang sudah ditambahkan tadi.
Multiple IRP Complete Request (stop code 0 x00000044) Biasanya disebabkan oleh driver perangkat hardware.
- Uninstall driver yang baru diinstal.


34. RDR File System (x00000027) 
 

Penyebabnya :
 kesalahan ini sulit untuk dinilai, tetapi “out of Windows memory management problem” kemungkinan akan menyebabkan munculnya stop code ini.
 



Solusinya : 
- Jika disebabkan karena memory management, meningkatkan/upgrade memori (RAM) akan memecahkan masalah.


Sekian artikel cara mengatasi bluescreen semoga bermanfaat dan membantu anda terima kasih